Celigo baru saja meluncurkan AI Copilot, sebuah asisten berbasis AI pintar yang terintegrasi langsung ke dalam platform integrasinya. Alat ini dirancang khusus untuk mempermudah dan mempercepat proses pembangunan, perbaikan (debugging), serta eksplorasi integrasi dengan memahami konteks pekerjaan Anda secara real-time dan memberikan saran yang relevan.
Alih-alih memaksa pengguna mencari panduan secara manual di berbagai sumber, Copilot memanfaatkan dokumentasi resmi dari Celigo Help Centre dan basis pengetahuan platform tersebut. Hadir dalam panel chat yang fleksibel (dapat dipindahkan dan diatur ukurannya), asisten ini memungkinkan Anda untuk mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari.
Fitur ini sangat bermanfaat bagi pengguna baru yang sedang mempelajari terminologi platform, maupun bagi pengguna berpengalaman yang menghadapi kendala teknis saat menyusun alur kerja (flow). Daripada mengumpulkan informasi dari banyak sumber, Anda cukup menjelaskan masalah atau tujuan Anda, dan Copilot akan merespons dengan saran yang relevan, penjelasan teknis, cuplikan kode, atau tautan ke dokumentasi terkait.
Berikut adalah contoh praktisnya dalam situasi nyata: Bayangkan Anda sedang menyusun alur integrasi untuk tim operasional web di sebuah perusahaan SaaS. Alur ini bertugas menarik data product development stories (catatan pengembangan produk) dari Jira, lalu mengubahnya menjadi daftar tugas publikasi di Asana.
Semuanya berjalan lancar, sampai akhirnya Anda harus mengolah bagian deskripsi dari Jira. Masalahnya, data deskripsi tersebut datang dalam format yang sangat rumit dan berlapis-lapis (berbentuk array bersarang—di mana ada folder data luar yang berisi objek-objek, dan di dalamnya masih ada lagi folder data berisi teks paragraf).
Tujuan Anda adalah merapikan teks yang berantakan itu menjadi satu kalimat utuh yang bersih di Asana.
Saat Anda bingung dan bertanya, “Bagaimana cara menggabungkan teks dari Jira ini agar jadi satu kalimat?”, AI Copilot akan segera memberikan solusi:
- Copilot bisa menyarankan penggunaan rumus tertentu (seperti JSONPath) untuk menarik teks dari data yang rumit tersebut. Ia bahkan memberikan contoh data agar Anda bisa langsung mencobanya.
- Cara lainnya adalah dengan menggunakan fitur Handlebars templating (sebuah fitur di Celigo untuk mengubah format data). Di sini, Copilot menjelaskan cara melakukan pengulangan (looping) pada data tersebut menggunakan perintah seperti {{#each}} untuk mengambil setiap paragraf. Kemudian, Anda bisa menggunakan perintah {{#unless}} untuk menambahkan spasi atau tanda pemisah hanya di antara tiap paragraf (bukan di akhir kalimat terakhir). Hasilnya, teks Anda akan tersusun rapi dengan jeda paragraf yang benar.
Karena asisten ini mengingat riwayat percakapan Anda, Anda bisa bertanya lebih lanjut secara alami. Misalnya, Anda bisa meminta detail lebih dalam tentang fitur Handlebars tertentu atau meminta versi solusi yang lebih ringkas dari saran sebelumnya. Jika jawabannya dirasa terlalu panjang, Anda cukup memintanya untuk meringkas poin-poin pentingnya saja. Selain itu, Copilot secara proaktif memberikan tautan ke dokumen terkait, menyarankan langkah selanjutnya, dan memberikan ide pertanyaan tambahan jika Anda bingung harus berbuat apa lagi.
Selain membantu menyelesaikan masalah teknis, Copilot juga berfungsi sebagai alat bantu untuk eksplorasi. Fitur ini bisa merangkum fungsi-fungsi yang belum Anda kenal, mengarahkan Anda langsung ke dokumen yang tepat, atau menunjukkan kemampuan sistem yang mungkin belum pernah Anda ketahui sebelumnya sehingga Anda bisa bekerja dengan lebih maksimal.
Singkatnya, Celigo AI Copilot adalah teman kerja praktis yang memahami konteks pekerjaan Anda untuk mempermudah proses pembuatan integrasi. Fitur ini sangat membantu, baik bagi pemula yang baru belajar maupun pengguna ahli yang ingin solusi cepat untuk menangani data rumit atau pengaturan sistem yang kompleks.

















